Info Ciamik

Informasi Terkini

Peringatan Waisak 2025 di TMII: Umat Buddha Gelar Meditasi dan Tanam Pohon Bersejarah

Info Ciamik – Beberapa komunitas umat Buddha di Jakarta melaksanakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Raya Tri Suci Waisak 2569 BE/2025 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kegiatan tersebut mencakup meditasi bersama, penanaman pohon Bodhi (Ficus religiosa) dan pohon Sala (Shorea robusta), serta pembersihan area wihara.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama menyampaikan harapan agar aksi ini turut memperkuat kesadaran lingkungan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian alam. Sebelum kegiatan utama dimulai, altar dan taman di Wihara Arya Dwipa Arama dibersihkan oleh sekitar seratus peserta.

Dipaparkan bahwa inisiatif penanaman kedua jenis pohon tersebut diinisiasi oleh keluarga besar abdi negara, termasuk personel TNI dan Polri, sebagai bagian dari peringatan Hari Bumi pada 22 April 2025. Pohon Bodhi dan Sala dipilih karena memiliki nilai historis dan religius yang dalam: pohon Bodhi dianggap sebagai tempat Siddhartha Gautama meraih pencerahan, sedangkan pohon Sala diyakini menjadi saksi Parinibbana Sang Buddha.

Selain nilai spiritual, kedua pohon juga dianggap penting secara ekologis. Kemampuan keduanya dalam menyerap karbon, menjaga kualitas air dan tanah, serta mereduksi polusi udara dianggap dapat memberi manfaat jangka panjang bagi ekosistem TMII. Kegiatan penanaman diharapkan dapat menjadi contoh konkret integrasi nilai-nilai ajaran Buddha dengan gerakan lingkungan.

Rangkaian perayaan Waisak lainnya juga direncanakan. Pengambilan air suci dari kompleks suci Jakarta diselenggarakan setelah pembacaan paritta, kemudian air tersebut akan diberkati sebelum digunakan dalam upacara. Pada tanggal 4 Mei 2025, karya bakti dan doa bersama dijadwalkan akan digelar di makam pahlawan di seluruh Indonesia. Puncak peringatan Hari Raya Waisak sendiri akan dipusatkan pada 12 Mei 2025, dengan prosesi Puja Bhakti yang akan melibatkan umat Buddha di berbagai daerah.

Baca Juga :  NTT Siapkan Pengangkatan CPNS dan PPPK Sesuai Jadwal Nasional: Pemerintah Daerah Kebut Proses Seleksi dan Pemberkasan

Respon positif datang dari pihak pengelola TMII. Direktur Operasional TMII, Arie Prasetyo, menyampaikan kebahagiaannya karena kegiatan tersebut bertepatan dengan ulang tahun ke-50 TMII. TMII, yang telah dilengkapi 32 anjungan, 18 museum, dan berbagai wahana budaya, dianggap sebagai ruang ideal untuk kolaborasi lintas komunitas dan agama. Menurutnya, keberhasilan TMII selama ini tidak lepas dari dukungan aktif berbagai komunitas, termasuk komunitas keagamaan, sehingga pintu kerja sama akan terus dibuka.

Melalui serangkaian kegiatan tersebut, pengelola berharap nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dan harmoni antarumat beragam semakin menguat. Diharapkan pula generasi muda dapat melihat contoh nyata bagaimana praktik spiritual dapat dipadukan dengan aksi pelestarian alam. Dengan demikian, perayaan Waisak 2025 di TMII diharapkan tidak hanya mempererat ikatan keagamaan, tetapi juga menumbuhkan semangat menjaga bumi dalam kehidupan sehari-hari.